Breaking

BPBD Kota Jambi Siagakan Perahu Karet dan Kolam Retensi, 38 Kelurahan Berpotensi Tergenang Saat Puncak Hujan Dasarian III

RE
Sabtu, 10 Oktober 2026
BPBD Kota Jambi Siagakan Perahu Karet dan Kolam Retensi, 38 Kelurahan Berpotensi Tergenang Saat Puncak Hujan Dasarian III

KOTA JAMBI — Kepala Pelaksana BPBD Kota Jambi Doni Sumatriadi menyatakan pihaknya memperkuat langkah mitigasi menjelang peningkatan curah hujan yang diprediksi terjadi pada Dasarian III. Dari total 68 kelurahan di Kota Jambi, sebanyak 38 kelurahan masuk kategori berpotensi terdampak genangan air.

"Kami meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan genangan air yang mengancam sejumlah wilayah permukiman," kata Doni di Jambi, Jumat.

Dua kelurahan dari 38 wilayah berisiko itu ditetapkan sebagai skala prioritas penanganan. Doni tidak merinci nama kedua kelurahan tersebut.

Sembilan Sungai dan Dua Sumber Banjir Kota Jambi

Potensi banjir di Kota Jambi berasal dari dua sumber utama. Pertama, aliran air dari wilayah hulu melalui Sungai Batanghari. Kedua, luapan anak sungai yang berada di dalam wilayah kota.

"Kita memiliki sembilan sungai yang ada di Kota Jambi," ujar Doni.

Dua jalur air itu membuat sebagian kawasan permukiman rentan tergenang ketika curah hujan naik. Wilayah di sekitar aliran sungai menjadi titik yang paling perlu diwaspadai.

Kolam Retensi Sungai Asam Jadi Andalan Pengendali Limpahan Air

Pemerintah daerah menempuh sejumlah upaya untuk mengurangi risiko banjir. Salah satunya melalui pembangunan kolam retensi pada sistem Sungai Asam.

Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menampung limpahan air sehingga mengurangi genangan di kawasan sekitar aliran sungai. Kolam retensi menjadi bagian dari strategi pengendalian air yang bersifat struktural di dalam kota.

Selain infrastruktur, BPBD memastikan kesiapan sarana dan prasarana evakuasi. Perahu karet disiapkan untuk mendukung penanganan apabila banjir benar-benar terjadi.

Peralatan itu, menurut Doni, berfungsi membantu proses penyelamatan dan pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Warga Kawasan Rawan Diminta Pantau Cuaca dan Lapor Cepat

BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan. Warga juga diminta memantau perkembangan cuaca secara berkala.

Laporan cepat dari warga dinilai penting ketika ada kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat penanganan dilakukan.

Doni menegaskan langkah mitigasi sejak dini menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko dan dampak banjir. Upaya itu sekaligus diarahkan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.

Sumber: jambi.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua