Breaking

53 Anak Pulau Pandan Ikuti Pembinaan Keagamaan di Rumah Baca Bhayangkara Bahari Polda Jambi

RE
Sabtu, 03 Oktober 2026
53 Anak Pulau Pandan Ikuti Pembinaan Keagamaan di Rumah Baca Bhayangkara Bahari Polda Jambi

JAMBI — Rumah Baca Bhayangkara Bahari milik Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi kembali menggelar pembinaan keagamaan bagi anak-anak warga Kampung Pulau Pandan. Kegiatan belajar membaca Al-Qur'an kali ini diikuti 53 anak, terdiri dari 19 anak laki-laki dan 34 anak perempuan.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan salat Ashar berjamaah, zikir, dan doa bersama di ruang belajar Rumah Baca Bhayangkara Bahari. Setelah itu, anak-anak mengikuti pembelajaran keagamaan yang mencakup pengulangan hafalan sifat wajib dan sifat mustahil bagi Allah, bacaan salat lima waktu, Tauhid, dan Fikih.

Para pendamping juga menyisipkan materi adab dan akhlak serta motivasi belajar. Pemberian materi itu diarahkan untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai keimanan sejak usia dini.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Pembinaan?

Pembelajaran melibatkan personel Ditpolairud Polda Jambi Aipda Abdul Qodir. Ia didampingi tiga orang ustadz, serta dibantu rekan-rekan dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) sebagai tenaga pengajar.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji menyatakan kegiatan di Rumah Baca Bhayangkara Bahari merupakan bagian dari upaya Polri hadir di tengah masyarakat.

"Kami ingin Rumah Baca Bhayangkara Bahari tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter dan keagamaan bagi anak-anak. Pendidikan agama, adab dan akhlak merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya," ujar Erlan.

Antusiasme Anak Jadi Indikator Keberhasilan

Menurut Erlan, tingginya antusiasme anak-anak mengikuti kegiatan tersebut menunjukkan minat mereka untuk belajar membaca Al-Qur'an masih sangat baik. Jumlah peserta yang mencapai puluhan anak menjadi gambaran ruang belajar itu tetap diminati warga Pulau Pandan.

"Polri akan terus mendorong kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sinergi bersama para ustadz, IPNU, IPPNU dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan positif bagi anak-anak," kata Erlan.

Rumah Baca Bhayangkara Bahari Ditpolairud Polda Jambi sebelumnya telah dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan dan pendidikan bagi anak-anak warga Kampung Pulau Pandan. Program ini menyasar anak usia dini di kawasan pesisir Kota Jambi dengan pendekatan keagamaan dan pembentukan karakter.

Sumber: infojambi.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua