Breaking

Diskominfo Tanjab Timur Kejar Penuntasan 7 Titik Blank Spot Jaringan Seluler Lewat Sinergi Provider

RE
Jumat, 25 September 2026
Diskominfo Tanjab Timur Kejar Penuntasan 7 Titik Blank Spot Jaringan Seluler Lewat Sinergi Provider

MUARA SABAK — Kepala Diskominfo Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Fajar Alamsyah, menyebut tujuh wilayah blank spot itu sebagai target utama penuntasan konektivitas digital di daerahnya. Pihaknya tidak menunggu provider bergerak sendiri, melainkan mendatangi manajemen perusahaan telekomunikasi yang beroperasi di Jambi.

Langkah itu ditempuh lewat pertemuan tatap muka secara masif dengan pihak provider. Hasil pertemuan dibawa ke meja kesepakatan untuk mempercepat pemasangan jaringan di desa dan kelurahan yang masih kosong sinyal.

Proposal Berisi Kesiapan Daerah Diserahkan ke Provider

Sebagai bentuk keseriusan, Diskominfo Tanjab Timur menyerahkan proposal berisi usulan kepada perusahaan telekomunikasi. Isinya mencakup kesiapan daerah membantu kebutuhan perusahaan, termasuk pembangunan base transceiver station (BTS) di wilayah yang membutuhkan.

"Ada tujuh wilayah (blank spot), enam desa dan satu kelurahan," kata Fajar Alamsyah di Muara Sabak, Kamis.

Menurut Fajar, kunjungan ke manajemen provider merupakan upaya menuntaskan persoalan jangkauan jaringan telekomunikasi yang dibutuhkan masyarakat. Pemerintah daerah berperan menyiapkan apa pun yang diperlukan agar pembangunan infrastruktur tidak tersendat.

Internet dan Telekomunikasi Dinilai Sudah Jadi Kebutuhan Dasar

Fajar menegaskan akses internet dan telekomunikasi telah menjadi kebutuhan dasar yang harus disegerakan. Pasalnya, layanan itu menyangkut hajat hidup orang banyak dan menopang berbagai sektor di Tanjab Timur.

Dia menyebut sejumlah sektor yang bergantung pada konektivitas digital, mulai dari pendidikan digital (e-learning), pelayanan publik berbasis desa, hingga pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat. Tanpa jaringan yang memadai, layanan-layanan itu sulit berjalan optimal.

"Kami (pemerintah) sangat berharap ke depan tidak ada lagi desa maupun kelurahan di Kabupaten Tanjab Timur yang berstatus blank spot," ungkapnya.

Telkomsel Sambut Baik Sinergi Pemerintah Daerah

Manajemen Telkomsel M. Vovo menyambut positif keinginan pemerintah setempat. Menurutnya, sinergi dan komitmen bersama diperlukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan di wilayah yang belum terjangkau.

Kolaborasi antara pemerintah dan pihaknya diharapkan menjadi langkah yang baik untuk mewujudkan percepatan konektivitas digital yang merata. Dengan begitu, wilayah blank spot di Tanjab Timur bisa segera terhubung ke jaringan seluler.

Diskominfo Tanjab Timur akan terus membangun komunikasi dengan provider yang ada di Jambi. Penuntasan tujuh titik blank spot itu menjadi prioritas agar tidak ada lagi desa dan kelurahan yang tertinggal dari layanan telekomunikasi.

Sumber: jambi.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua