Buaya Serang 2 Bocah di Sungai Tanjabbar Jambi, Satu Meninggal Hanyut dan Satu Luka di Kaki
TANJUNG JABUNG BARAT — Insiden mencekam terjadi di aliran sungai RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Dua anak laki-laki berinisial MD (11) dan AI (11) menjadi korban serangan buaya saat tengah mandi di pinggir sungai sekitar pukul 13.00 WIB.
Peristiwa nahas itu menewaskan MD yang hanyut terbawa arus usai diserang. Sementara AI berhasil menyelamatkan diri ke tepian, tetapi kaki kanannya robek akibat sabetan gigitan buaya.
Kronologi: Mandi Sebelum Berangkat Sekolah, Korban Tak Kunjung Pulang
Kedua bocah tersebut diketahui mandi di sungai sebelum jadwal masuk sekolah pukul 14.00 WIB. Keluarga mulai cemas dan melakukan pencarian ke tepi sungai setelah keduanya tak kunjung kembali ke rumah.
Marhat (31), saksi mata di lokasi, mengaku melihat salah satu korban dalam kondisi hanyut terbawa arus. Ia juga menyaksikan kemunculan buaya sekitar 20 meter dari titik awal kedua korban mandi.
Warga Histeris Saat Buaya Kembali Timbul ke Permukaan
Suasana di bantaran sungai berubah menjadi riuh dan panik. Dalam unggahan akun Instagram @jambisharing, puluhan warga termasuk anak-anak berseragam sekolah tampak berkerumun sambil menunjuk ke arah perairan.
Teriakan histeris pecah ketika buaya kembali muncul ke permukaan air. Sebagian warga berteriak meminta predator itu segera ditembak, sementara lainnya sibuk menunjukkan posisi reptil tersebut kepada petugas.
Evakuasi Korban dan Penanganan Polsek Betara
Polsek Betara menerima laporan masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB. Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung bersama personel piket, Unit Reskrim, dan Bhabinkamtibmas Desa Serdang Jaya langsung menuju Puskesmas Sukarejo, tempat korban dievakuasi.
Kapolres Tanjung Jabung Barat melalui Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung membenarkan kronologi kejadian tersebut kepada awak media.
Polisi Pasang Spanduk Peringatan di Lokasi Kejadian
Menindaklanjuti insiden ini, pihak kepolisian telah memasang spanduk peringatan di sekitar area sungai. Warga, khususnya orang tua, diminta melarang anak-anak mereka mandi di sungai untuk mencegah korban jiwa berikutnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya habitat buaya di perairan darat yang kerap muncul saat musim tertentu. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di dekat aliran sungai.