Breaking

15 Negara Bentuk Koalisi Maritim di Jeddah, Pakistan Pegang Posisi Wakil Komandan

AD
Jumat, 14 Agustus 2026
15 Negara Bentuk Koalisi Maritim di Jeddah, Pakistan Pegang Posisi Wakil Komandan
Lima belas negara membentuk koalisi pertahanan maritim multinasional di Jeddah, Arab Saudi.
Maritim di Jeddah, Pakistan Pegang Posisi Wakil Komandan LEAD: Arab Saudi dan 13 negara lainnya resmi mengaktifkan Koalisi Pertahanan Maritim Multinasional setelah meneken deklarasi bersama. Markas koalisi berada di Jeddah. Komandan utama dijabat Laksamana Muda Arab Saudi Abdullah bin Salem Al-Shehri, sementara wakilnya berasal dari Pakistan. ISI:

JAMBI — Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengumumkan bahwa 15 negara telah menandatangani deklarasi pembentukan koalisi pertahanan maritim multinasional. Dari jumlah tersebut, 13 negara telah menuntaskan prosedur nasional dan resmi meneken piagam koalisi.

Pengumuman ini disampaikan setelah pertemuan ketiga para perencana koalisi yang digelar Kamis (13/8) di Jeddah. Pertemuan itu menjadi penanda peluncuran nyata koalisi menuju tahap aktivasi kelembagaan dan operasional.

Pakistan Duduki Posisi Wakil Komandan

Dalam struktur kepemimpinan yang diumumkan, posisi wakil komandan koalisi diisi perwakilan Pakistan. Komandan utama dijabat Laksamana Muda Arab Saudi Abdullah bin Salem Al-Shehri yang ditunjuk pada 6 Agustus.

"Jumlah negara yang menandatangani pernyataan bersama tersebut mencapai 15 negara. Sementara, 13 negara telah menyelesaikan prosedur nasional mereka, menandatangani piagam koalisi, dan secara resmi mengumumkan bergabungnya mereka," demikian bunyi pernyataan Kemhan Arab Saudi di akun X.

Fokus Pengamanan Selat Bab al-Mandab dan Laut Merah

Koalisi ini dibentuk untuk menjaga kebebasan navigasi, perdagangan internasional, serta jalur pasokan energi di tiga titik strategis: Selat Bab al-Mandab, Laut Merah, dan Teluk Aden. Kawasan ini merupakan jalur pelayaran vital yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

Negara-negara yang belum menuntaskan prosedur nasional disebut masih melanjutkan proses bergabung. Kemhan Arab Saudi menegaskan koalisi ini merupakan respons kolektif terhadap tantangan keamanan maritim yang kian kompleks di kawasan tersebut.

Sumber: jambi.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua